AcehEkbisNews

Gubernur Aceh Dukung Pembangunan Pabrik Rokok di Aceh Utara, Target Rampung 6 Bulan

×

Gubernur Aceh Dukung Pembangunan Pabrik Rokok di Aceh Utara, Target Rampung 6 Bulan

Sebarkan artikel ini

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, bersama investor asal Jakarta Iendi saat meninjau lahan tempat pembangunan pabrik rokok yang berada di pinggir Jalan Elak di Gampong Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (10/3/2025). (Foto: HO-Pemerintah Aceh).
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, bersama
investor asal Jakarta Iendi saat meninjau lahan tempat pembangunan
pabrik rokok yang berada di pinggir Jalan Elak di Gampong Paya Gaboh,
Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (10/3/2025). (Foto:
HO-Pemerintah Aceh).

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bersama investor asal Jakarta tinjau lahan
untuk pembangunan pabrik rokok di Aceh Utara. Proyek ini ditargetkan rampung
dalam 6 bulan.

koranaceh.net Gubernur
Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, bersama investor asal Jakarta
meninjau lahan untuk pembangunan pabrik rokok di Gampong Paya Gaboh,
Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 10 Maret 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Mualem menyatakan dukungan penuhnya terhadap
proyek ini dan memastikan bahwa pembangunan akan segera dimulai.

Baca Juga:
Dubes UEA dan Mubadala Energy Kunjungi Aceh, Bahas Kerja Sama
Infrastruktur dan Energi

“Sekarang langsung bergerak untuk memulai pembangunan,” kata Mualem usai
meninjau lokasi lahan. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh siap menyediakan
lahan terbaik untuk menarik minat investor. “Kita hanya menyediakan,
Alhamdulillah mereka merasa puas untuk membangun pabrik rokok,”
ujarnya.

Mualem berharap, dengan berdirinya pabrik rokok ini, dapat menyerap tenaga
kerja sebanyak-banyaknya dan mengurangi angka pengangguran di Aceh. “Kami
bertekad untuk terus mengundang investor agar pengangguran di Aceh bisa
terus ditekan,” tambahnya.



Pengusaha asal Jakarta, Iendi, mengaku tertarik membangun pabrik rokok di
Aceh karena yakin dengan keamanan dan kenyamanan daerah ini. Selain itu, ia
melihat potensi besar mengingat belum ada pabrik rokok di Aceh hingga saat
ini.

“Mulai besok kita akan mulai meratakan permukaan lahan, lalu kita bikin
pagar, dan nanti setelah lebaran akan kita mobilisasi alat pembangunan,”
kata Iendi. Ia menargetkan pembangunan pabrik rokok ini rampung dalam waktu
6 bulan sejak dimulai.

Baca Juga:
Gubernur Aceh Bahas Peluang Investasi dengan Dubes UEA di Sektor Energi
dan Infrastruktur

Iendi juga berencana melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan
pabrik hingga produksi dan pemasaran rokok nantinya. “Ini karena Mualem kita
mau invest di sini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iendi membeberkan bahwa rokok yang akan diproduksi di Aceh
akan hadir dengan merek baru. Saat ini, proses pengurusan Hak Kekayaan
Intelektual (HKI) untuk merek tersebut sedang dilakukan di Kementerian
terkait.



“Kami sedang mengurus HKI untuk merek rokok baru ini. Ini adalah langkah
awal untuk memastikan produk kami memiliki identitas yang kuat di pasar,”
jelas Iendi.

Dukungan Gubernur Aceh terhadap proyek ini diharapkan dapat membawa dampak
positif bagi perekonomian daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja
dan mengurangi pengangguran. []