|
|
|
Kepala Dinsos Aceh, Dr. Muslem Yacob, saat menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan Leadership Camp Ramadhan (LCR). (Foto: HO-Dinsos Aceh). |
Program ini bertujuan membentuk jiwa kepemimpinan dan meningkatkan keimanan
anak binaan selama Ramadhan.
koranaceh.net – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh, Dr. Muslem Yacob,
mengapresiasi inisiatif UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) dalam
menggelar Leadership Camp Ramadhan (LCR) bagi anak-anak binaan.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam membentuk karakter
kepemimpinan sekaligus memperkuat ketahanan mental dan spiritual
mereka.
Baca Juga:
MPP Aceh Besar Tetap Beroperasi Selama Ramadhan, Warga Bisa Urus
Administrasi Tanpa Kendala
Dalam sambutannya saat membuka acara pada Selasa, 4 Maret 2025, Dr. Muslem
berharap program ini dapat melatih anak-anak binaan agar semakin mandiri
dalam menghadapi masa depan.
“Dengan kegiatan ini, anak-anak dibawa ke suasana kepemimpinan, mereka
dilatih mengelola jiwa kepemimpinan. Semua ini dalam rangka meningkatkan
ketahanan dan keimanan kepada Sang Khalik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk
membentuk karakter anak binaan agar lebih fokus dalam menjalani ibadah serta
memiliki pola pikir positif terhadap kehidupan.
Menurutnya, pengalaman dari LCR ini diharapkan dapat memberikan dampak
jangka panjang bagi mereka setelah keluar dari panti.
Baca Juga:
PLN Aceh Pastikan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri
“Kita berharap dari kegiatan ini dapat membekas bagi perkembangan anak
binaan, nantinya setelah keluar dari panti menjadi golongan khairunnas
anfa’u linnas, yang bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Salah satu hal yang membuatnya bangga adalah keberanian seorang anak binaan
yang tampil sebagai pembawa acara (MC) dalam kegiatan tersebut. Ini
menunjukkan hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan RSAN.
Sementara itu, Kepala UPTD RSAN, Michael Oktiviano, menjelaskan
Leadership Camp Ramadhan tahun ini dibuat lebih inovatif dengan
menambahkan materi khusus tentang penyusunan “proposal kehidupan.”
Materi ini bertujuan membantu anak-anak, yang memiliki latar belakang
masalah berbeda, untuk memahami dan merancang masa depan mereka dengan lebih
jelas.
Baca Juga:
Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, 14 Rute Layani Banda Aceh dan
Aceh Besar
“Kegiatan Leadership Camp Ramadhan ini kita laksanakan bersama Heart
Communication Institute (HCI) dari tanggal 4 sampai dengan 7 Maret.
Konsepnya dibuat santai dan asik, intinya kami lakukan yang terbaik untuk
masa depan anak-anak semua,” ujar Michael.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Founder HCI Aceh, Wahyu Rezeki,
M.I.Kom., Kepala Seksi Pengasuhan dan Pembinaan Syarifuddin, serta Kasubbag
TU, Husni.
Melalui program ini, Dinas Sosial Aceh dan UPTD RSAN ingin memastikan bahwa
anak-anak binaan tidak hanya mendapatkan perlindungan, tetapi juga
kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.
Dengan pembinaan yang tepat, mereka diharapkan dapat menghadapi masa depan
dengan lebih baik, serta mampu menjadi bagian dari masyarakat yang produktif
dan mandiri.[]






