Wagub Aceh Fadhlullah safari ke dayah di Aceh Selatan. Tegaskan pentingnya
peran ulama dalam pembangunan Aceh berbasis Syariat Islam.
koranaceh.net
‒ Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melakukan safari silaturrahmi ke sejumlah
dayah di Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu, 3 Mei 2025, dalam rangka mempererat
hubungan antara ulama dan umara serta menyampaikan dukungan terhadap peran
sentral dayah dalam pembangunan Aceh berbasis syariat Islam.
Safari tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur ke
wilayah pantai barat selatan Aceh, yang juga dihadiri oleh sejumlah kepala
dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.
Baca Juga :
Rencana Penambahan Batalyon TNI di Aceh Tuai Kritik, Dinilai Langgar
MoU Helsinki
Kunjungan dimulai dari takziah ke rumah duka Almarhum Tgk Syekh H. Baidhawi
Adnan bin Tgk Syekh H. Adnan Mahmud, atau yang dikenal sebagai Abati
Bakongan, di komplek Dayah Ashabul Yamin.
Setelah itu, rombongan bertolak ke Dayah Darurrahmah, Gampong Kota Fajar,
Kecamatan Kluet Tengah. Di sana, Wakil Gubernur disambut oleh pimpinan
dayah, Tgk H. Hijratuddin atau yang akrab disapa Abu Cut, dan melakukan
ziarah ke makam ulama Syaikh H. Muhammad Hasbi bin Tgk H. Nyak Diwa yang
berada di dalam komplek dayah.
“Silaturrahmi ulama dan umara harus benar-benar terjaga dengan baik.
Sebagai satu-satunya daerah yang menerapkan Syariat Islam, tentu peran ulama
sangat penting sebagai penuntut umat, penuntut kita semua,” ujar
Fadhlullah.
Dari Kluet Tengah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Dayah Madinatud
Diniyah Babussa’adah di Teupin Gajah, Kecamatan Pasie Raja. Ini merupakan
kunjungan pertama Wagub ke dayah tersebut.
Fadhlullah dan istri disambut dengan prosesi adat peusijuek yang dipimpin
langsung oleh pimpinan dayah, Tgk H Erli Safriza atau Abati Teupin
Gajah.
Kunjungan diakhiri dengan silaturrahmi ke Dayah Darul Ihsan Pawoh, Labuhan
Haji, untuk bertemu dengan ulama kharismatik Abu Amran Waly
Al-Khalidy.
Baca Juga :
Koperasi Desa Merah Putih Masuki Tahap Finalisasi
Dalam seluruh rangkaian safari ke dayah tersebut, Wakil Gubernur didampingi
oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahroel Fajri, Kepala Dinas Pendidikan
Dayah Aceh Munawar, Kepala Biro Isra Setda Aceh Yusrizal, serta Kepala Biro
Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat.
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama istri dan sejumlah Kepala Satuan
Kerja Perangkat Aceh berkesempatan bersilaturrahmi ke kediaman Abu Amran
Waly, Abati Teupin Gajah dan Abu Cut. Dukungan ulama-ulama akan berimbas
positif terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan akan
dijalankan Pemerintah Aceh,” tutur Fadhlullah.
Kegiatan safari ini juga menjadi penguatan simbolik atas komitmen
Pemerintah Aceh dalam menjadikan ulama sebagai mitra utama dalam
menyukseskan pembangunan, terutama dalam konteks pelaksanaan syariat Islam
yang menjadi identitas utama Aceh pasca damai. [*]






